Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Akreditasi Internasional ZEvA pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat PPG Lantai 6. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Vanessa Gaffar, M.BA., dan dihadiri oleh para pendamping asesor, narasumber, serta perwakilan program studi yang dipersiapkan untuk mengikuti proses akreditasi internasional dari Zentrale Evaluations- und Akkreditierungsagentur (ZEvA) Jerman.

Dalam sambutannya, Prof. Vanessa Gaffar menegaskan komitmen universitas untuk mendorong seluruh program studi meraih akreditasi unggul, baik di tingkat nasional maupun internasional. Akreditasi ZEvA dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat daya saing global UPI, sekaligus memastikan bahwa setiap program studi memenuhi standar mutu internasional yang diakui dalam kerangka European Higher Education Area (EHEA). Beliau juga menekankan pentingnya pembagian klaster program studi serta keseragaman terminologi dan gaya bahasa dalam penyusunan Self Report (SR) sebagai dokumen utama akreditasi.

Paparan teknis disampaikan oleh Dr. Finita Dewi, S.S., M.A., yang menjelaskan bahwa laporan akreditasi ZEvA secara umum terdiri atas tiga bagian utama, yaitu informasi umum tentang perguruan tinggi, deskripsi program studi, dan materi tambahan. Proses pengecekan kelengkapan dokumen akan difokuskan pada kejelasan informasi, keterpahaman narasi, serta potensi institusi dan program studi. Seluruh dokumen ditargetkan telah siap untuk internal review dan pemeriksaan awal oleh ZEvA pada bulan Maret 2026. Struktur Self Report dirancang terintegrasi dalam satu klaster dengan satu bab umum untuk aspek bersama, serta subbab khusus untuk masing-masing program studi.

Sementara itu, Dr. Fitri Rahmafitria, M.Si. memaparkan profil ZEvA sebagai lembaga evaluasi dan akreditasi mutu pendidikan tinggi yang berbasis di Hannover, Jerman. ZEvA memiliki misi menjaga nilai-nilai fundamental EHEA dan memastikan kepatuhan perguruan tinggi terhadap European Standards and Guidelines (ESG). Prinsip utama ZEvA meliputi penerapan standar akademik internasional, penghormatan terhadap kebebasan akademik, transparansi, akses setara, serta pengakuan terhadap eksistensi institusi dalam komunitas ilmiah nasional dan internasional.

Aspek tata kelola dan penjaminan mutu diperdalam oleh Dr. Heny Hendrayati, S.IP., M.M., yang menjelaskan bahwa sistematika dokumen ZEvA terbagi ke dalam tiga bagian, dengan fokus pengisian pada Part 1 dan Part 2, sedangkan Part 3 berfungsi sebagai lampiran. Ruang lingkup penilaian mencakup struktur organisasi, keterlibatan pemangku kepentingan, kebijakan quality assurance, siklus penjaminan mutu (evaluasi, pengumpulan data, dan tindak lanjut perbaikan), perencanaan dan implementasi program, serta kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan dan staf pendukung.

Melalui workshop ini, diharapkan seluruh unit terkait memiliki pemahaman yang selaras mengenai standar, sistematika, dan substansi dokumen akreditasi internasional ZEvA, sehingga proses penyusunan Self Report dapat berjalan terkoordinasi, sistematis, dan memenuhi tuntutan mutu global.

 

Similar Posts